Selamat Datang

di Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

Slide Title

Slide subtitle text

Learn More
Mengapa Harus Memilih??

Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan memiliki keunggulan pada pengembangan ilmu dan teknologi pemanfaatan sumberdaya perikanan yang sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan, pesisir, dan laut Maluku. Lingkungan geografis Maluku yang didominasi wilayah kepulauan menjadi ruang pembelajaran yang sangat relevan bagi mahasiswa untuk memahami kondisi nyata perikanan tangkap dan berbagai aktivitas pemanfaatan sumberdaya laut.

Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

Dalam Angka

0

Mahasiswa Baru

0

Mahasiswa Terdaftar

0

Beasiswa

0

Guru Besar

0

Lektor Kepala

0

Lektor

0

Assisten Ahli

0

Dosen Non PNS

Pimpinan

Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

Sambutan Ketua Program Studi

Dr. Haruna, S.Pi., MP

…

No posts found.

Belum ada prestasi.

Akreditasi Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

...

  • No announcements found.
  • No agenda items found.

Belum ada data fasilitas.

FAQ

Apa yang dipelajari di Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura?

Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan mempelajari berbagai aspek pemanfaatan sumberdaya perikanan secara efektif, efisien, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Bidang pembelajaran mencakup teknologi penangkapan ikan, alat penangkapan ikan, kapal perikanan, navigasi dan keselamatan pelayaran, operasi penangkapan ikan, daerah penangkapan ikan, penanganan hasil tangkapan, serta pengembangan teknologi perikanan tangkap.

Mahasiswa juga dibekali kemampuan untuk memahami kondisi sumberdaya ikan dan lingkungan perairan, menerapkan teknologi penangkapan ikan, serta mengembangkan inovasi yang dapat mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan kegiatan perikanan.

Bidang keilmuan yang dipelajari antara lain:

  • Teknologi penangkapan ikan;
  • Alat penangkapan ikan dan metode pengoperasiannya;
  • Kapal dan permesinan perikanan;
  • Navigasi dan keselamatan pelayaran;
  • Operasi penangkapan ikan;
  • Daerah penangkapan ikan;
  • Teknologi penanganan hasil tangkapan;
  • Pengembangan teknologi perikanan tangkap;
  • Pemanfaatan sumberdaya perikanan secara berkelanjutan; dan
  • Pengembangan inovasi di bidang perikanan dan kelautan.

Iya. Proses pembelajaran di Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan perkuliahan di kelas, tetapi juga didukung dengan kegiatan praktikum dan pembelajaran lapangan.

Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempelajari secara langsung berbagai aktivitas perikanan, seperti pengenalan dan pengoperasian alat penangkapan ikan, kapal perikanan, navigasi, keselamatan pelayaran, pengamatan daerah penangkapan, penanganan hasil tangkapan, serta berbagai permasalahan yang dihadapi oleh nelayan dan masyarakat pesisir.

Iya. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di luar kampus sesuai dengan program akademik yang berlaku, antara lain magang, praktik lapangan, penelitian, seminar, pelatihan, dan kegiatan lainnya yang relevan dengan bidang keilmuan.

Kegiatan tersebut memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa serta memperluas wawasan mengenai dunia kerja, industri perikanan, instansi pemerintah, lembaga nonpemerintah, dan berbagai bidang pekerjaan yang membutuhkan kompetensi lulusan perikanan.

Iya. Mahasiswa dapat mengikuti berbagai organisasi kemahasiswaan, seminar, pelatihan, kegiatan ilmiah, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan lainnya yang mendukung pengembangan kompetensi akademik dan nonakademik.

Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, serta membangun jejaring profesional.

Prospek pekerjaan lulusan Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan sangat luas. Kompetensi yang diperoleh selama pendidikan dapat diterapkan tidak hanya pada sektor perikanan dan kelautan, tetapi juga pada berbagai bidang pekerjaan yang membutuhkan kemampuan teknis, manajerial, analitis, dan kemampuan bekerja di lapangan.

Lulusan Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan yang telah menyelesaikan studi telah bekerja di berbagai bidang, antara lain:

  • Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM);
  • Perbankan;
  • Pelabuhan;
  • Perusahaan swasta;
  • Perusahaan yang bergerak di bidang perikanan dan kelautan;
  • Instansi pemerintah; dan
  • Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi lulusan memiliki tingkat keberterimaan yang luas di dunia kerja dan dapat dikembangkan untuk berbagai bidang profesi.

Tidak. Lulusan Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan memiliki kompetensi yang dapat diterapkan pada berbagai sektor pekerjaan.

Selain bekerja pada bidang perikanan dan kelautan, lulusan dapat berkarier di lembaga swadaya masyarakat, perbankan, pelabuhan, perusahaan swasta, instansi pemerintah, maupun bidang pekerjaan lainnya yang relevan dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki.

Kemampuan analisis, pengelolaan sumberdaya, pemecahan masalah, kerja lapangan, komunikasi, serta kemampuan beradaptasi menjadi modal penting bagi lulusan untuk memasuki berbagai bidang pekerjaan.

Rata-rata mahasiswa Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan menyelesaikan pendidikan dalam waktu sekitar 3 tahun 8 bulan sampai dengan 5 tahun.

Lama penyelesaian studi dapat berbeda pada setiap mahasiswa, bergantung pada pencapaian akademik, penyelesaian mata kuliah dan praktikum, pelaksanaan penelitian, penyusunan tugas akhir, serta pemenuhan seluruh persyaratan akademik.

Dengan dukungan proses pembelajaran dan bimbingan akademik, mahasiswa diarahkan untuk dapat menyelesaikan studi secara efektif dan tepat waktu.

Kurikulum Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan dunia kerja.

Kurikulum mencakup penguasaan konsep dasar perikanan, teknologi penangkapan ikan, alat dan kapal perikanan, navigasi dan keselamatan, operasi penangkapan, sumberdaya ikan, serta pemanfaatan sumberdaya perikanan secara berkelanjutan.

Pembelajaran juga diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, penelitian, inovasi, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan dunia kerja.

Universitas Pattimura berada di Provinsi Maluku yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan, pesisir, dan laut yang sangat kuat. Kondisi tersebut memberikan lingkungan pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa untuk memahami berbagai aktivitas dan permasalahan nyata dalam pemanfaatan sumberdaya perikanan.

Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam memahami kondisi lapangan yang berkaitan dengan nelayan, kapal perikanan, alat penangkapan ikan, sumberdaya ikan, daerah penangkapan, serta dinamika masyarakat pesisir.

Karakteristik wilayah Maluku juga menjadi peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai inovasi di bidang perikanan tangkap dan pemanfaatan sumberdaya pesisir dan laut secara berkelanjutan.

Iya. Mahasiswa dapat melakukan penelitian sesuai dengan bidang keilmuan dan minat yang dikembangkan di Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan.

Topik penelitian dapat mencakup teknologi dan desain alat penangkapan ikan, metode pengoperasian alat tangkap, kapal perikanan, navigasi, keselamatan pelayaran, daerah penangkapan ikan, hasil tangkapan, efisiensi operasi penangkapan, teknologi penanganan hasil tangkapan, inovasi perikanan tangkap, serta pemanfaatan sumberdaya perikanan yang berkelanjutan.

Lulusan memiliki kompetensi yang berkaitan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan ikan, operasi penangkapan, alat dan kapal perikanan, navigasi dan keselamatan, analisis permasalahan perikanan, serta pengembangan inovasi.

Selain kompetensi teknis, mahasiswa juga dikembangkan untuk memiliki kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Kompetensi tersebut menjadi bekal bagi lulusan untuk memasuki berbagai bidang pekerjaan, baik pada sektor perikanan dan kelautan maupun sektor lainnya seperti LSM, perbankan, pelabuhan, perusahaan, dan instansi pemerintah.

Iya. Lulusan Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan memiliki peluang untuk mengikuti seleksi Aparatur Sipil Negara sesuai dengan formasi dan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah pada setiap periode penerimaan.

Kompetensi yang diperoleh selama pendidikan dapat mendukung lulusan untuk berkarier pada berbagai instansi pemerintah yang membutuhkan sumberdaya manusia dengan latar belakang pendidikan perikanan dan kelautan.

Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari ilmu dan teknologi yang berkaitan langsung dengan pemanfaatan sumberdaya ikan dan aktivitas perikanan di wilayah pesisir dan laut.

Selain memiliki kompetensi di bidang perikanan tangkap, lulusan memiliki peluang karier yang luas. Lulusan yang telah menyelesaikan studi telah bekerja pada berbagai bidang, termasuk LSM, perbankan, pelabuhan, perusahaan, serta instansi pemerintah.

Dengan demikian, Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin memperoleh kompetensi di bidang perikanan dan kelautan sekaligus memiliki peluang untuk mengembangkan karier pada berbagai sektor pekerjaan.